3 Kunci Utama PSIS Agar Tidak Tergusur dari Peringkat 4 Besar BRI Liga 1

3 Kunci Utama PSIS Agar Tidak Tergusur dari Peringkat 4 Besar BRI Liga 1

IDNBola Jakarta PSIS Semarang merupakan salah satu kontestan yang mempunyai peluang besar untuk mengakhiri persaingan pada peringkat empat besar untuk melanjutkan ke fase championship series BRI Liga 1 2023/2024.

Untuk sekarang ini, PSIS Semarang berhasil mempertahankan posisinya pada urutan keempat klasemen. Mereka sudah mengoleksi 38 poin dari 22 pertandingan. Jumlah ini tidak terpaut jauh dari dua kontestan di atasnya.

Karena, Bali United yang ada di peringkat kedua mempunyai 41 poin, sementara Persib Bandung di urutan ketiga mengumpulkan 40 poin. Tetapi, Mahesa Jenar juga perlu berhati-hati dengan ancaman Madura United di urutan kelima yang mengantongi 38 poin.

Setidaknya, terdapat beberapa kunci utama yang harus diperhatikan oleh skuad asuhan Gilbert Agius agar tidak tergusur dari peringkat empat besar klasemen BRI Liga 1 2023/2024. Berikut kami akan menyajikan ulasannya.

Tren Positif di Kandang

Salah satu kunci keberhasilan PSIS Semarang tetap bertahan di peringkat empat besar tidak terlepas dari catatan positif mereka ketika bermain di kandang. Pundi-pundi poin ini dihasilkan dari penampilan mereka di Stadion Jatidiri.

Dari 12 pertandingan, Mahesa Jenar sukses mendapatkan sembilan kali kemenangan. Sedangkan, dua pertandingan lainnya berakhir seri dan satu laga sisanya berujung dengan kekalahan. Rekor positif semacam inilah yang harus dipertahankan oleh skuad asuhan Gilbert Agius untuk menghadapi sisa kompetisi.

Mereka masih menyisakan lima laga kandang sampai akhir musim nanti. Pada lima laga itu, PSIS akan berduel melawan Dewa United (pekan ke-25), Persik Kediri (pekan ke-27), RANS Nusantara FC (pekan ke-33), Persis Solo (pekan ke-29), dan Persikabo 1973 (pekan ke-33

Jaga Rekor di Pertahanan

Catatan positif lainnya yang juga harus tetap dipertahankan oleh PSIS Semarang untuk mengunci tiket ke fase championship series BRI Liga 1 2023/2024 ada dalam aspek pertahanan.

Wahyu Prasetyo juga kawan-kawan termasuk sebagai kontestan dengan jumlah kebobolan yang paling sedikit musim ini. Dari total 22 pertandingan, Mahesa Jenar sudah tercatat hanya kemasukan 24 gol.

Ini merupakan jumlah paling sedikit kedua sesudah Borneo FC. Sebagai informasi, skuad Pesut Etam yang jadi penghuni puncak klasemen sedangkan itu hanya kemasukan 16 gol dari 23 pertandingan. Satu-satunya tim yang bisa menyamai catatan milik PSIS yaitu RANS Nusantara FC. The Prestige Phoenix juga baru saja kemasukan 24 gol.

Butuh Alternatif Mesin Gol

Perjalanan PSIS Semarang mengarungi kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 tidak dapat dilepaskan dari dua mesin gol yang paling diandalkan. Dua nama yang dimaksud yaitu Carlos Fortes dan Paulo Gali Freitas.

Sekarang ini, Fortes berstatus sebagai top scorer Mahesa Jenar dengan koleksi 10 gol. Sedangkan, Gali ada di urutan kedua dengan sembilan gol. Selain dua nama ini, tidak ada pemain lainnya lagi yang aktif menjebol gawang lawan.

Artinya, Mahesa Jenar membutuhkan alternatif mesin gol lainnya yang dapat diandalkan untuk menghasilkan gol. Karena, andai dua andalannya macet, masih ada opsi lainnya yang masih dapat diharapkan.

Salah satu sosok yang berpotensi mengambil alih peran ini yaitu Taisei Marukawa. Tetapi, musim ini kolektor assist terbanyak PSIS itu hanya bisa mencetak dua gol. Jumlah ini turun drastis dari perolehannya musim kemudian yang mencapai tujuh gol.

Dapatkan berita bola terkini di IDNBOLA. IDNBOLA merupakan situs yang menyediakan berbagai berita yang sangat terupdate seputar sepakbola nasional ataupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *